}

snow

Many Thanks For Visit My Blog

Jumat, 25 Januari 2013

Stop Kekerasan Untuk Perempuan Dan Anak-Anak


Stop Violence Against Women


Entah apa yang ada dalam pikiran seorang laki-laki yang tega melepas tinjunya kepada perempuan. Laki-laki bukankah harus melindungi perempuan yang cenderung lebih lemah darinya?



Stop Child Abuse


Entah apa yang ada dalam pikiran seorang yang seharusnya mengayomi dan melindungi anak-anak, justru bisa melakukan kekerasan kepada anak-anak.

Entah kenapa saat ini begitu banyak kasus yang menjadikan perempuan dan anak-anak menjadi korban.
Begitu miris saya mendengar maupun melihat berita mengenai Pemerkosaan terhadap perempuan maupun anak di bawah umur, Penculikan anak, Kekerasan pada perempuan yang dilakukan oleh pacar maupun suaminya, Kekerasan orangtua terhadap anaknya, dan masih banyak lagi kasus yang begitu miris saat mendengarnya. 
Mengapa bisa terjadi hal demikian? 
Semoga Artikel di bawah ini bermanfaat...


Penyebabnya

Pelaku kekerasan pada perempuan biasanya dilakukan oleh laki-laki. Dan korban kekerasan pada perempuan yang mendominasi adalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Banyak dari pelaku tindak kekerasan terhadap anak maupun perempuan mempunyai latar belakang kekerasan dalam keluarganya. Biasanya terdapat trauma ketika masa kecil melihat kedua orangtuannya bertengkar atau memang pelaku tersebut pernah mengalami tindak kekerasan itu sendiri yang dilakukan oleh orangtuanya atau orang terdekatnya. Meskipun demikian, hal tersebut tidaklah relevan dan tidak dibenarkan untuk seseorang melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

Pelaku kekerasan terhadap anak banyak dilakukan oleh orang-orang terdekatnya seperti ayah dan ibu kandung serta guru sekolah. Orang-orang terdekat dengan anak ini menjadi momok yang menakutkan bagi anak.

Tempat-tempat yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak dalam berlindung terhadap tindakan kekerasan seperti rumah dan sekolah, ternyata menjadi locus delictus terjadinya kekerasan terhadap anak. Rumah dan sekolah tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi anak.sumber






Jenis Kekerasan

Jenis kekerasan yang sering diterima anak dan perempuan adalah kekerasan fisik dan emosional. Fisik seperti pemerkosaan, penganiayaan, bahkan pembunuhan. Emosional seperti selalu menyalahkan akan sesuatu, kekerasan dengan ucapan (verbal abuse).






Dampaknya

Bagi perempuan korban kekerasan tentu akan berdampak Psikologis maupun Fisik. Begitu juga dengan anak-anak korban kekerasan, secara umum kekerasan terhadap anak berdampak pada psikologi perkembangan anak. Karena rata-rata anak yang mengalami kekerasan berada pada umur 12-18 tahun.


Jika Anda Mengenal Seseorang Yang Mendapat Tindak Kekerasan

Sebagai Mahkluk sosial, tidak ada salahnya membantu sesama. 
Jika kamu melihat  atau curiga akan seseorang yang telah mendapat tindak kekerasan, kamu dapat segera menghubungi pihak yang berwenang.
Seperti berikut ini :


MITRA PEREMPUAN
Women's Crisis Centre
PO Box 4113 JKTJ Jakarta 13041, INDONESIA
Phone/Fax. (+62 21) 829.8089 - Jakarta (021) 837 90010 
Tangerang (021) 741 2149 - Bogor (0251) 833 1418
Email: mitra@perempuan.or.id 


KOMNAS PEREMPUAN
Jl Latuharhary 4B, Jakarta 10310
Tel: 62-21-3903963
Fax : 62-21-3903922 
Email : redaksi@komnasperempuan.or.id


KOMISI PERLINDUNGAN ANAK INDONESIA
Jalan Teuku Umar No. 10-12 Menteng Jakarta Puat
Indonesia
10350
Phone :021-31901446
Fax : 021-3900833
http://www.kpai.go.id



Semoga artikel singkat di atas dapat menjadikan kamu untuk lebih awware terhadap sekitarmu. Dan tentunya untukmu juga. Ada link yang juga bagus untuk kamu baca mengenai Child Abuse (Kekerasan kepada anak-anak)
http://saveindonesianchildren.wordpress.com/2009/08/26/kenali-kekerasan-seksual-pada-anak/



Semoga Bermanfaat yaa
Cheers as always ;)
Rahayu Suwolo

Tidak ada komentar:

Blue Flower Design Pointer Blue Flower Design Pointer